Frequently Asked Questions (FAQ)

Kebijakan LAM Teknik

    • Hal ini baru berlaku untuk prodi Sarjana Teknik yang sudah memiliki sistem akreditasi berdasarkan Washington Accord. Untuk Prodi lainnya saat ini masih dalam proses pembahasan

    • Tidak ada perbedaan grade penilaian antara BAN-PT dengan LAM Teknik, (9 kriteria)

    • Kriteria IABEE menggunakan acuan Washington Accord. LAM TEKNIK menggunakan acuan SNPT yang mengarah pada penerapan Washington Accord.

    • Program studi yang tidak terakreditasi akan mendapatkan sanksi berupa gelar akademik, gelar vokasi dan gelar profesi dinyatakan tidak sah dan dicabut oleh menteri (UU 12/2012 pasal 28)

    • Berdasarkan Peraturan BAN-PT Nomor 9 Tahun 2020 tentang Kebijakan Pengalihan Akreditasi Program Studi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi ke Lembaga Akreditasi Mandiri, APS untuk Program Studi yang termasuk dalam lingkup kelima LAM berlaku ketentuan sebagai berikut:

      1. Perguruan tinggi (PT) masih dapat mengusulkan APS ke BAN-PT hingga tanggal 30 Maret  2022.
      2. APS yang dapat diusulkan sebagai mana disebutkan pada butir a. adalah APS yang berakhir (kadaluwarsa) sebelum tanggal 1 Juli 2022.
      3. Terhitung sejak tanggal 31 Maret 2022, usulan APS tidak dapat lagi disampaikan ke BAN-PT dan harus disampaikan ke LAM.
      4. BAN-PT masih tetap melaksanakan perpanjangan peringkat akreditasi tanpa pengajuan bagi  APS yang berakhir (kadaluwarsa) sebelum tanggal 31 Maret 2022.
      5. BAN-PT tidak lagi melakukan perpanjangan peringkat akreditasi tanpa pengajuan bagi APS yang berakhir (kadaluwarsa) terhitung sejak tanggal 31 Maret 2022, dan bilamana APS ini sedang dalam proses perpanjangan di BAN-PT, maka proses tersebut dihentikan.
    • LAM TEKNIK belum mendapatkan izin untuk melaksanakan proses IPEPA

Prosedur dan Alur Akreditasi

    • Prodi dapat mengajukan akreditasi sesuai dengan tahapan dan prosedur akreditasi LAM Teknik yaitu :

      1. Pendaftaran Akun Pengguna SAKTI
      2. Pendaftaran Akreditasi
      3. Penerimaan Dokumen
      4. Proses Asesmen Kecukupan (AK)
      5. Proses Asesmen Lapangan (AL)
      6. Tanggapan UPPS/PS Terhadap Draft Laporan Asesmen
      7. Finalisasi Laporan Asesmen
      8. Rekomendasi Peringkat Akreditasi
      9. Penetapan Peringkat Akreditasi
      10. Pemantauan dan Evaluasi

Selengkapnya di sini

    • Dokumen pendaftaran akun SAKTI

Surat permohonan pembuatan akun pengguna dan Surat Pernyataan sebagai UPPS yang ditandatangani oleh pejabat Pimpinan Perguruan Tinggi.

    • Dokumen pengajuan pendaftaran akreditasi
      1. SK Akreditasi PS terbaru.
      2. Data singkat daftar dosen PS yang dilengkapi NIDN.
      3. Surat ijin penyelenggaraan PS.
      4. Surat pengantar penyerahan dokumen yang dilengkapi pernyataan keaslian berkas.
    • Pengurusan akreditasi di LAM Teknik dilaksanakan dalam waktu 4 bulan untuk satu periode/batch. Atau 3 periode/batch dalam satu tahun.

    • Ada, LHA berupa  Laporan AL dan Berita Acara AL yang diunggah asesor di SAKTI, kemudian akan diperiksa oleh KEA LAM dan seterusnya disampaikan kepada UPPS melalui SAKTI. Program Studi diberikan kesempatan untuk memberikan tambahan atas Berita Acara AL yang disampaikan oleh asesor selama 7 hari

    • Program Studi yang melalui proses Asesmen Kecukupan (AK), akan selalu dilanjutkan proses Asesmen Lapangan (AL) tanpa menunggu hasil AK

Instrumen

    • Saat ini LAM Teknik belum memiliki instrumen suplemen konversi dan pemantauan sebagaimana yang digunakan BAN PT.
    • Pemangku kepentingan internal: mahasiswa, pimpinan, dosen dan tenaga pendidik
    • Pemangku kepentingan eksternal : lulusan, pengguna dan mitra
    • Sks minimal syarat perlu untuk basic science adalah 15 sks (nilai 2) Sedangkan syarat untuk mendapatkan skor maksimal, jumlah sks basic science yang diperlukan adalah minimal 28 sks.
    • Tidak ada syarat mata kuliah lokal.

Scroll to Top