lam teknik - Dalam rangka menjalankan tugas dan kewenangan Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM Teknik) sebagai lembaga yang berperan dalam penjaminan mutu program studi di bidang keteknikan, LAM Teknik menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Stakeholder LAM Teknik 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan proses akreditasi berjalan selaras dengan standar mutu yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi teknik di Indonesia.
Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah penyamaan persepsi terhadap instrumen akreditasi LAM Teknik, khususnya melalui pelibatan aktif asosiasi program studi yang berada dalam cakupan akreditasi. Melalui forum ini, diharapkan tercipta ruang dialog yang konstruktif antara LAM Teknik dan para pemangku kepentingan, sehingga setiap aspek dalam instrumen akreditasi dapat dipahami secara komprehensif dan diterapkan secara konsisten.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan sekaligus laporan singkat dari Ketua Umum BATAP IABEE dan LAM Teknik PII yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Eksekutif LAM Teknik yaitu Prof. Dr-Ing. Ir. Misri Gozan, M.Tech, IPU., ASEAN ENG. Dalam penyampaiannya, beliau memaparkan tujuan strategis LAM Teknik serta perkembangan yang telah dicapai dari tahun ke tahun, termasuk berbagai upaya penguatan sistem akreditasi yang semakin adaptif terhadap kebutuhan global dan perkembangan dunia keteknikan.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Periode 2009- 2014, Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA. Dalam paparannya, beliau menyoroti perkembangan pendidikan teknik di Indonesia serta memberikan apresiasi terhadap peran LAM Teknik dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi keteknikan. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga akreditasi, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menjawab tantangan masa depan.
Sebagai bagian dari forum dialog, kegiatan ini juga menghadirkan sesi penyampaian saran dan masukan dari berbagai perwakilan stakeholder, di antaranya Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI), Forum Dekan Pendidikan Nasional Indonesia (FDPNI), serta Persatuan Lembaga Pendidikan Tinggi Teknik Indonesia (PELITA). Berbagai pandangan yang disampaikan menjadi masukan berharga dalam penyempurnaan instrumen akreditasi, khususnya pada aspek kurikulum, capstone design, basic science, serta penerapan kesehatan, keselamatan kerja, dan lingkungan (K3L).
Lebih dari sekadar forum formal, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan. Dengan terselenggaranya pertemuan ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama dalam mendukung implementasi instrumen akreditasi LAM Teknik secara optimal, sehingga mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan keteknikan nasional secara berkelanjutan.